10 November 2010

Li-Lo Tergeser Taylor Swift

Sepertinya posisi artis cantik Lindsay Lohan dalam film bakal segera digeser oleh sosok cantik Taylor Swift. Lindsay yang akan berperan dalam film berjudul “One Night With You” sepertinya harus merelakan perannya tergantikan oleh Swift. Akibat dari kasus yang sedang dihadapi oleh Li-Lo ini, dia harus kehilangan dua peran besar yang ditawarkan olehnya
Taylor Swift dikabarkan akan menggantikan posisi Lindsay Lohan dalam sebuah film bergenre komedi romantis.
Menurut produser sekaligus penulis cerita, Richard O’Sullivan awalnya kesempatan ini diberikan kepada Lindsay Lohan alias Li-Lo untuk membintangi film terbarunya yang berjudul “One Night With You”.
“Ini adalah keputusan Li-Lo, tetapi kami sudah memprosesnya dengan hati-hati. Sementara, keluarganya mencoba memisahkan isu yang ada selama ini,” kata sang produser seperti dikutip dari Female First.
Seorang sumber mengatakan, “Sepertinya film komedi romantis itu benar-benar tidak akan memakai Lindsay Lohan. Produser sebenarnya sudah berbicara dengan manajemen Taylor Swift untuk menggantikan Li-Lo tapi Swift masih sibuk dengan turnya.”
Lagi-lagi, Li-Lo harus kehilangan job karena sedang menghadapi kasus hukumnya. Dia pasrah menerima kenyataan, perannya harus tergeser dan tergantikan oleh Taylor Swift.
“Ini peran terbesar kedua Li-Lo yang hilang tahun ini. Bulan April lalu, ia juga harus keluar dari film “The Other Side,” kata sumber itu.
Ini bukanlah debut pertama Swift dalam layar lebar. Pelantun lagu “The Love Story” ini sudah pernah berakting sebelumnya di serial Crime Scene Investigation (CSI) dan film ‘Valentine’. 
 

Suara Buruk Taylor Swift Dikritik

Malam Grammy Awards yang digelar pekan lalu ternyata menyisakan kontroversi bagi Taylor Swift. Bukannya diberikan ucapan selamat atas keberhasilannya memenangkan empat piala Grammy, penyanyi pop country itu justru dihujani kritik karena performa menyanyinya yang buruk saat berduet dengan Steve Nicks dalam perhelatan tersebut.

''Dia adalah suara generasinya. Dia berbicara langsung ke penggemar, dan mereka berbicara langsung kembali kepadanya. Ini bukan 'American Idol.'' Ini bukan kompetisi untuk unjuk gigi dan melihat siapa yang bisa menyanyikan nada tertinggi. Ini adalah tentang seorang artis sebenarnya dan penulis dan komunikator. Ini bukan tentang pertunjukan teknik yang sempurna,'' ujar CEO Big Machine RecordsScott Borchetta membela Swift,seperti dikutip situs usmagazine.com.

Borchetta juga menjelaskan, nada suara Swift melenceng karena kendala teknis yang terjadi selama pertunjukan.

''Kami memiliki masalah volume suara di telinga. Jadi, dia khawatir tidak akan mampu mendengar semua suara yang bercampur. Itu hanya salah satu bagian siaran langsung televisi. Anda akan menemui sejumlah kesulitan di lapangan,'' imbuhnya.

Namun, Borchetta mengakui bahwa Swift mungkin memang bukan penyanyi dengan teknik vokal terbaik. Akan tetapi, menurutnya, penyanyi berusia 20 tahun itu merupakan penulis lagu yang luar biasa dan kualitas vokalnya pun mengalami peningkatan.